Statistik Ciamik Skuat Barito Putera pada 3 Laga Tandang

Hal tak terduga datang dari Barito Putera. Barito Putera memberikan tren positif pada laga Shopee Liga 1 2019 ini. Bukti kuatnya adalah ketika tim ini bisa menahan genjotan dri persebaya Surabaya dengan skor 2-2 di tandang. Kala itu, Barito Putera bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo pada Selasa 9 Juli 2019. Bisa dibilang jika Barito Putera mulai bisa bersaing dan bangkit dari keterpurukan yang mereka alami di Shopee Liga 1 2019.

Dibawah asuhan Yunan Helmi, klub yang merupakan milik keluarga HA Sulaiman itu bisa meraih tiga poin dari 3 laga tandang yang sudah ia ikuti. Baik itu ketika bertandang di markas PSIS Semarang, Persebaya Surabaya dan Perseru Badak Lampung. Sebelumnya, Yunan Helmi sendiri adalah asisten pelatih dari Barito Putera.

Dia naik ke kursi pelatih pasca Jaksen Tiago mengundurkan diri dari posisinya setelah pertandingan Liga 1 pekan ke-4. Yunan setelah laga kontra dengan Persebaya menyebutkan jika ia mengemban amanah yang berat dari masyarakat Banua dan manajemen Barito Putera. Tiga poin hasil tandang yang didapat Barito bukan karena usahanya saja. Namun karena para pemain Barito Putera yang bermain keras dan terus bertekad untuk bangkit dari kekalahan.

PSIS Vs Barito Putera, 0-0, 30 Juni 2019

Laga JasaBola ini merupakan awal perjuangan yang harus dilakukan oleh Yunan Helmi sebagai seorang pelatih kepala setelah menggantikan Jacksen F Tiago. Di laga debutnya itu, Yunan dengan kepercayaan tinggi melakukan perubahan besar-besaran pada komposisi pemain Barito Putera. Kala itu, dirinya mengambil resiko yang cukup tidak masuk akal.

Pasalnya malah membangkucadangkan 2 pemain andalan Barito Putera yang berasal dari Brazil, yaitu Lukas Vieira dan juga Rafael Silva. Saat itu, Yunan hanya memasang Samsul Arif Munip untuk striker tunggalnya saja. padahal untuk lima partai sebelumnya, khususnya ketika dipegang oleh Jacksen Tiago, Samsul Arif tidak pernah menjadi starter.

Namun satu poin yang didapat Barito Putera harus dibayar mahal di Stadion Soebroto Magelang itu. Pasalnya lima pemain utamanya harus diganjar kartu kuning. Pemain itu adalah Paulo Sitanggang, Ronny Beroperay, Andri Ibo, Donni Monim, Prisca Wornsiwor.

Perseru Badak Lampung FC Vs Barito Putera, 3-3, 5 Juli 2019

Setelah bermain tanpa mencetak gol dengan klub PSIS, Yunan Helmi lebih memilih bertahan di yogyakarta selama dua hari.  Dia ingin lebih fokus para pemainnya untuk terbang ke Lampung. Dua hari yang ia miliki saat itu dipakai untuk memaksimalkan seperti apa dan bagaimana strategi yang harus dipakai untuk melawan Perseru Lampung.

Di laga yang bertepat di Stadion Sumpah Pemuda Lampung itu, Yunan Helmi lagi-lagi melakukan gebarakan sekaligus eksperimen ganasnya itu. Duo Brazil yakni Rafael Silva dan Lukas Vieira lagi-lagi tidak dimainkan pada starting Xi alias tetap duduk di bangku cadangan, sama seperti saat melawan PSIS Semarang saat itu.

Yunan Helmi lagi-lagi mempercayai Samsul Arif Munip untuk menjadi striker tunggal dibagian depan. Hasilnya tentu diluar dugaan sebelumnya. Bagaimana tidak, striker senior itu berhasil membuka keran ketajaman permainannya dengan memborong hattrick sekaligus. Di laga itu, dua kali Barito Putera memimpin pertandingan.

Masing-masing karena gol cepat yang tercipta dari kaki Samsul Arif pada menit yang ke 13 dan gol gratis alias bunuh diri yang dilakukan oleh pemain Perseru, Mustofa karena tekanan yang diberikan oleh Barito Putera di menit 58.

Sebenarnya JasaBola, Laskar Antasari bisa saja membawa pulang kemenangan 3 poin jika tidak diganjar penalti yang saat itu dieksekusi oleh Torrers di menit ke 66. Lagi-lagi di laga ini harus ada pemain yang terkena tumbal kartu kuning. Kali ini laga di Lampung itu harus mengorbankan Abdulkak, Andri Ibo dan Lucas Silva untuk terkena ganjaran kartu kuning.

Persebaya Vs Barito Putera, 2-2, 9 Juli 2019

Menjelang laga tandang yang terakhir, nampaknya psikologis Yunan Helmi dan juga pasukannya harus terombang-ambing, Bagaimana tidak, Laskar Antasari yang tentu sedikit takut pasca Persebaya Surabaya mengamuk dihadapan Persib Bandung dengan skor 4-0. Tentu ini menjadi kekhawatiran dan sedikit beban dari pasukan dan tim, pelatih. Akankah Barito Putera juga akan kena tumbal kemarahan Persebaya Surabaya.

Bekal rekor cantik dari empat pertandingan yang sudah dilakukan dengan Persebaya menjadi modal cantik dan motivasi para pelatih dan pemain untuk bermain maksimal. Berhadapan dengan Persebaya Surabaya, lagi-lagi Yunan Helmi menawarkan sedikit kejutan manis untuk Barito Putera. Kala itu, dirinya memasang dua striker andalannya, yakni Samsul Arif dan Rafael Silva untuk tameng dan tandem dibagian lini depan.

Di duel ini, lagi-lagi Barito Putera berhasil memimpin pertandingan dan mengulangi keajaiban ketika bertandang ke Lampung. Yang menjadi maskot kali ini adalah Rafael Silva yang berhasil menjebol gawang Persebaya sebanyak dua kali sekaligus. salah satunya ketika ada injury time. Gol ini juga menjadi penyelamat Barito Putera dari kekalahan ketika bertandang di Surabaya.

Dua gol yang diciptakan itu juga menjadi tambahan koleksi untuk Rafael Silva menjadi empat gol. Dia sekarang berada di urutan kedua untuk daftar pencetak gol terbanyak bersama dengan Beto Goncalvez, Amido Balde, Ramiro Bergonzi, Dedik Setiawan dan Flavio Beck Jr. Dia hanya selisih satu gol saja dengan top scorer sementara yaitu Ciro Alvares.

Untuk laga kali ini, Barito Putera terbebas dari kartu kuning yang menghantui para pemainnya. Posisi klasemen Barito Putera berubah drastis. Yang dulunya menjadi juru kunci langsung naik ke peringkat 15 untuk klasemen sementara. Tentu ini hal yang membahagiakan untuk Barito Putera dan juga pendukungnya. Tinggal bagaimana nantinya tim ini dibawa menuju kemenangan di kandangnya sendiri. Apakah ada perubahan atau malah merosot.

Sedangkan untuk Persebaya sendiri, tim Bajol Ijo itu naik dua pertingkat karena mendapat satu poin ketika berhadapan dengan Barito Putera. Saat ini, Bajol Ijo berhasil menggeser PSIS Semarang dan Bhayangkara FC dan menempatkan dirinya ke posisi keempat dengan perolehan 12 poin. Jumlah poin ini sama dengan Bhayangkara FC yang tepat berada dibawahnya.